TERLEPAS

Oleh: A.A. Navis

 

Kalau dunia mulai dirasa hampa

sinar mentari tidak lagi berwaktu tiba

siang, malam, pagi dan petang

tiada lagi yang dapat dirancang.

Terkaparlah dia atas punggungnya

merajut khayal terbang mengawang

menyatukan mentari, bulan dan bintang

pada cakrawala.

Bila tikar lusuh berkepinding

menyerang tubuh telentang

ke dunia hampa lagi dia terbanting

pecahlah khayal yang mengawang.

Terjelma jemu yang membosankan

yang menyuntuk akal memecah angan

mulut berbusa memanggil maut

mengambil sendiri terasa takut.

Berderak derik laras keseimbangan

antara polos dan telanjang di ruang hampa

tak menentu duka tak ketemu suka

menjalari hidup lepas ingatan.

09.02. 50