PADA SEBUAH SKETSA
Oleh: A.A. Navis
Itu sketsa —pengemis — coretan tangan kaku
tiada keindahan selain kesan
— cucu adam di negeri kaya, marit
burung malam terbang seleluasanya
di siang yang benderang. —
Garis-garisnya kaku membenam
pada kertas yang tak putih
tak terkesan pada hati yang hitam
apa arti sedih pada batu kali.
Beribu fakta yang tiada
mata silau berapi pada benda
simpulkan pengemis pada sketsa ini
hanya hampa makna.
Mari aku berkisah lagu abadi
– arkian seorang fakir renta mati
kejang dalam got di kota raya
pundi terpaut di pinggangnya
semua orang duyun berduyun
sama meratap sedu sedan
Aduhai, kerabat tersayang… –
Sekarang mari kita bicara, pelukis kaku
dari hati yang nganga terbuka
untuk perhitungan dalam tanya belum bersahut
– yang mana pilihan burung bangkai
daging membusuk atau pundi yang gemuk. –
02. 02. 1951
Leave A Comment