ANAK III

Oleh: A.A. Navis

 

Belasan anak di kebun kelapa tua

yang pohonnya tunggul tersisa

mengejar-ngejar bola plastik

telanjang badan di lebat hujan.

 

Bermain mereka demikian asyik

menendang dan mengejar bola

di lapangan air bergenang

antara dua gawang dari batu kali.

 

Yang tak serta karena usia muda

meronggoh dalam telanjang di tepi

duduk berdesak menolak gigil

mata nanap ke saudara bermain.

 

Memandang aku dari dalam mobil

jalan terhambat hujan lebat

di kala melintasi desa kecil

ribuan kali telah terlewat.

 

Kata hatiku menerawang

– Jika anak alam desa sama saja

dengan masa hampir seabad lewat

akan kenapa kita? –

 

“Emang gua pikirin” terngiang

di sebelah telinga yang kiri

telinga kanan lagi asyik pada musik

dari perangkat elektronik rumah kaca.

 

Kayutanam, 30. 06. 00.