Puisi
“Setiap bertemu Navis dua tiga jam
di antara pertengkaran mangkuk kopi dan asbak rokok
persekutuan durian dengan martabak
kuhitung ada seratus cerpen lewat
dan kusesalkan kenapa
aku selalu lupa
menyelundupkan
pita rekaman”
(Taufik Ismail, sastrawan)
Kisah dalam Cerita Perjalanan
KISAH DALAM CERITA PERJALANAN Oleh: A.A. Navis Jika terdengar [...]
Kisah Cinta
KISAH CINTA Oleh: A.A. Navis Itu kuda-kuda patah kaki [...]
Kepada Orator
KEPADA ORATOR Oleh A.A. Navis Orator, dari mulutmu membusa [...]
Kepada Kawan
KEPADA KAWAN Oleh: A.A. Navis Dengan dasar kebebasan merencana [...]
Kenapa Dulu Kau Kujumpa
KENAPA DULU KAU KUJUMPA Oleh: A.A. Navis Lah berputik [...]
Kenangan
KENANGAN Oleh: A.A. Navis 'Kutempuh jua suatu masa melintas [...]